5 Hal Mengapa Karyawan Wajib Membutuhkan Outbound


Outbound adalah suatu bentuk dari pembelajaran segala ilmu terapan yang disulasikan dan dilakukan di alam terbuka atau tertutup dengan bentuk permainan yang efektif, yang menggabungkan antara intelektual, fisik, dan mental. Bukan hanya melatih hal-hal tersebut, outbound pun dapat digunakan sebagai pemersatu, team building, refreshing, maupun mendongkrak perusahaan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

 

Bagi karyawan kantoran yang melakukan rutinitas dan aktualisasinya dengan pekerjaan terus-menerus tentu saja akan berujung dengan kejenuhan. Biasanya setiap perusahaan akan memberikan bonus di akhir tahun dengan mengadakan outbound dengan seluruh karyawannya. Tentu saja hal ini menjadi salah satu kriteria perusahaan yang bagus selalu memperhatikan para karyawannya.

 

Bagi perusahaan mungkin beberapa hal seperti ini menguras budgeting, namun ada 5 hal manfaat dan mengapa outbound ini menjadi kewajiban bagi karyawan. Apa saja hal tersebut? Mari simak.

 

 

  1. Membuat Perusahaan Semakin Untung

 

Loh bagaimana bisa? Bukankah perusahaan akan rugi ketika mengeluarkan budget untuk outbound karena total karyawan tentunya tidak sedikit atau minimalnya terdapat 50 orang. Perlu kamu ketahui bahwa outbound menjadi salah satu media agar kesatuan perusahaan antara jabatan paling tinggi dan rendah di perusahaan semakin padu. Dilansir The Ladders, hadiah memberikan efek tak kasat mata, yakni terkait mood dan semangat di kantor. Survei Hawk Incentive menemukan 70 persen pegawai menjadi ingin bekerja lebih keras lagi setelah mendapatkan hadiah dari bos.

 

Hadiah di sini mengacu kepada hadiah di seperti outbound dan waktu liburan. Sayangnya, masih sedikit pegawai yang menyadari pentingnya hal ini.

“Semangat pegawai itu penting. Hadiah liburan dimaksudkan untuk berterima kasih para pegawai atas kontribusi mereka sepanjang tahun dan memotivasi mereka untuk terus bekerja keras di masa yang akan datang,” ujar Theresa McEndree, wakil presiden pemasaran Blackhawk Network, seperti dikutip Yahoo! Finance.

 

McEndree melanjutkan, pegawai ingin merasa diapresiasi dan pemberian hadiah bisa menandakan hal tersebut. 85 persen pegawai yang disurvei berharap mendapat hadiah liburan dari bos membuat  merasa dihargai dan 70 persen jadi ingin bekerja lebih keras.

 

Salah satu contohnya adalah Dan Price, pendiri Gravity Payment membagikan penghasilan pribadinya untuk meningkatkan gaji para pegawai hingga menjadi USD 70.000 per tahun. Apa hasilnya? Price mendapat kejutan dari para karyawannya sebuah mobil dan tentu saja perusahannya lebih maju dan menuai keuntungan yang besar dari sebelumnya.

 

  1. Meningkatkan Kerjasama tim maupun skill individu

Outbound kerap dilakukan di tempat terbuka, olahraga seperti arung jeram, perlombaan tim, kompetisi game, makan bersama, api unggun, dll. Dibuat dalam bentuk permainan, program pelatihan outbound dan team building akan membuat simulasi agar semua individu ‘terpaksa’ untuk bekerja secara kolektif atau melalui teamwork demi mencapai tujuan. lebih maksimal. Tujuan akhirnya adalah turut membantu menghasilkan produktivitas dan peningkatan kinerja yang dari suatu perusahaan atau suatu organisasi.

 

Output dari outbound ini tentu saja dapat merasuki hingga suasana kantor, setiap individu merasa diterima dan menjadi dirinya sendiri dalam bersosialisasi. Keterbukaan dengan Kerjasama tim di outbound membuat skill individu mulai terlihat dari inisiatif, kompetitif, hingga kreativitas.

 

  1. Penyegaran Untuk Perusahaan

 

Beban kerja yang pasti terus bertambah, rutinitas kerja sehari-hari, dan tentu saja akan menimbulkan kejenuhan bagi masing-masing individu, jika hal-hal tersebut terus terjadi tanpa adanya penyegaran/refresing outbound tentu saja akan meledak seperti bom waktu. Maka dari itu, salah satu manfaat utama dari program outbound adalah juga sebagai sarana refreshing bagi para karyawan, untuk break sejenak dari rutinitas kerja sehari-hari.

Program pelatihan outbound dirancang untuk dilakukan dalam suasana yang santai dan menyenangkan, dengan metode-metode permainan yang fun dan seru, sehingga sangat cocok untuk menjadi salah satu program dalam agenda outing dan liburan karyawan. Dengan adanya banyak manfaat yang bisa diambil oleh suatu perusahaan atau jenis organisasi lainnya, program pelatihan outbound bisa dilakukan secara rutin dan berkala. Untuk perusahaan, program pelatihan outbound bisa dilakukan secara berjenjang, sesuai tingkatan level jabatan. Juga bisa langsung diadakan untuk seluruh karyawan secara bersama-sama.

 

 

  1. Menimbulkan Ide

 

Strategi dan kreativitas itu penting, namun ide adalah harta karun yang dapat mengubah hal-hal biasa menjadi luar biasa. Tidak aka nada Facebook bila Mark tidak mendapatkan ide untuk menghubungkan orang-orang dalam satu platform, Apple tak akan tercipta bila Steve Jobs tidak menuangkan ide teknologi handphone dengan satu sentuhan. Beberapa hal tersebut adalah bukti bahwa pemikiran dan ide adalah hal utama yang dapat mengubah apa pun bahkan keuntungan bagi perusahaan.

 

Ide tidak bisa dipaksakan, namun dapat dipicu dengan hal-hal yang menyenangkan seperti outbound. Setiap individu memiliki ciri khas kreatif dalam intelektual maupun sosial lingkungan, pembentukan ide diawali dari keresahan dan peluang seseorang Ketika melihat kesempatan dan ‘jalan pintas’ untuk mencapai tujuan. Ada hal-hal out of the box Ketika outbound setiap karyawan mengeluarkan skill dan idenya untuk memenangkan permainan, tanpa sadar bahwa setiap karyawan memiliki potensi yang besar dan tentu saja dapat diterapkan sebagai strategi pemasaran maupun produk baru unggul.

 

  1. Loyalitas Pada Perusahaan

 

Loyalitas dan kejujuran adalah barang langka dalam perusahaan. Tidak semua karyawan memiliki loyalitas dan tidak semua pula jujur, namun bagaimana jika keduanya dimiliki dalam sebuah perusahaan? Tentu saja menjadi keuntungan yang besar, bukan? Loyalitas itu dapat terpenuhi bila perusahaan membuat sebuah kebijakan dengan ‘memanjakan’ karyawan dalam sebuah momentum tersendiri. Outbound, pemberian hadiah, libur, dan hal-hal tak terduga diyakini mampu membuat loyalitas dan rasa memiliki karyawan terhadap perusahaan.

 

Salah satu contohnya, desainer grafis terkenal yang juga pemilik Sagmeister & Wals, Stefan Sagmeister, berpikir bila seseorang yang tidak mengambil cuti liburan bisa membuat mereka kehilangan ide dan potensinya.

Atas dasar itu, dia memberikan karyawannya untuk cuti panjang selama 1 tahun penuh dan tetap mendapat gaji. Dia berharap usai berlibur karyawannya bisa membawa ide-ide segar yang menguntungkan perusahaan. Cuti ini diberikan untuk karyawan yang sudah bekerja selama 7 tahun lebih.

Perusahaan marketing Hime & Co Management memberikan cuti untuk karyawannya yang putus cinta. Menurut mereka, seseorang yang patah putus cinta butuh waktu untuk menyembuhkan luka hati mereka. Dan masih banyak lagi perusahaan yang memberikan contoh tersebut sebagai pemicu loyalitas dan bekerja dengan hati.

 

Mungkin apa yang diberikan tidak besar, namun sesuatu yang kita anggap kecil kepada orang lain terkadang menjadi hal yang besar bagi si penerima.

 

 

Nah 5 hal di atas adalah poin-poin utama mengapa karyawan wajib membutuhkan outbound, refresing, dan membuat karyawan selalu nyaman Ketika bekerja. Keuntungan perusahaan terkadang bukan hanya tentang uang, namun individu atau karyawan adalah aset yang amat berharga dengan jenjang waktu perusahaan yang Panjang.

 

Sudah mulai mau mencoba outbound sebagai sarana keuntungan perusahaan?

 

 

 

 

Facebooktwittergoogle_pluspinterest

Leave a comment